Udah pada kenal kan sama layanan mikro blog yang dua ini? Bagi yang belum tau, layanan ini mirip dengan fitur Bulletin Board yang ada pada layanan Friendster. Twitter dan Plurk belakangan menjadi kegiatan baru yang cukup mengasyikkan saat kita sedang terhubung dengan internet, dan terbukti banyak user yang menjadi kecanduan layanan ini walaupun disela-sela kesibukannya sambil bekerja, termasuk saya juga :D
Tapi dari dua layanan yang mempunyai konsep dan fungsi yang sama sebenarnya mana sih yang lebih baik?? Tidak etis kalau saya menentukan mana yang terbaik dari kedua layanan tersebut, namun saya mencoba menjelaskan perbedaannya.

twitterSebagai pendahulu, Twitter memiliki tampilan yang sederhana dengan konsumsi bandwidth yang tidak banyak juga. Kelemahan dari layanan ini adalah sifatnya yang tidak realtime jika kita menggunakan browser, jadi kita harus sering-sering melaukan refresh pada halaman Twitter kita untuk mengetahui apakah ada pesan baru yang dipasang oleh orang-orang yang ada dalam jaringan Following kita. Namun bukan berarti kita tidak dapat melakukannya secara realtime karena ada beberapa aplikasi yang dibuat khusus untuk melengkapi kesenangan kita dalam ber-Twitter, beberapa diantaranya adalah Twhirl dan Twitterific.
Kelebihan lain yang ditawarkan Twitter adalah adanya fasilitas SMS untuk ber-Twitter ria, tapi sayangnya belakangan layanan SMS ini tidak bisa digunakan lagi di Indonesia.

plurkBelajar dari kekurangan yang ada pada Twitter, Plurk mencoba menyempurnakannya. Fitur yang paling utama ditingkatkan adalah kemampuannya menerima, mengirim dan membalas pesan secara realtime. Namun dengan kemampuan tersebut membuat Plurk lebih rakus bandwidth dibandingkan dengan Twitter, solusi yang ditawarkan Plurk adalah adanya fitur Mobile yang memiliki kemampuan seperti Twitter dan sekaligus merupakan versi bandwidth rendah supaya dapat diakses langsung melalui perangkat genggam seperti ponsel, smartphone dan PDA. Pada versi bandwidth tinggi user diperkenankan mengganti themes serta megkostumasi sendiri tampilan Plurk mereka dengan menggunakan kode CSS (Cascading Style Sheet), selain itu Plurk dapat menampilkan gambar atau video dari Youtube cukup dengan mengetik alamat dari gambar atau video yang ingin ditampilkan.
Fitur lain yang menarik dari Plurk adalah adanya sistem Karma yang merupakan tingkat kepopuleran dan keaktifan seseorang dalam ber-Plurk, semakin tinggi nilai Karma juga menentukan banyak atau sedikitnya jumlah emotions yang dapat ditampilkan. Namun ada sedikit tips dan trik yang dapat digunakan untuk melengkapi pengalaman ber-Plurk ria yang bisa dilihat di justyushi™ | mari belajar bersama.

Secara garis besar itulah perbedaan yang dimiliki oleh kedua layanan mikro blog Twitter dan Plurk, silahkan memutuskan sendiri mana yang lebih baik diantara keduanya.

Share This Post
BlogLines del.icio.us Digg Facebook Google Google Reader Netscape reddit Technorati